9/01/2018

Kencan dengan SPG Cantik yang Nyambi Jadi PSK, Tarif Mulai Rp 4 Juta

tarif harga kencan booking spg bispak sales promotions girls kamar hotel sewa kontak nomor agency ciri karakteristik gambar foto

Tribuntimes - Perempuan berprofesi sebagai SPG (sales promotion girls) yang melakukan pekerjaan sambilan sebagai PSK (pekerja seks komersial) bukanlah hal baru di dunia malam. Hal itu dibenarkan oleh Bono - bukan nama sebenarnya.

Bono yang mengetahui seluk beluk dunia malam mengakui tak terkecuali bisnis esek-esek itu. Ia pun lantas tersenyum ketika mendengat fenomena SPG yang bisa di-booking dengan tarif tertentu.

Berita HOT:

Fakta mengejutkan diungkap olehnya, "Sekarang sudah lebih ekstrem lagi. Profesi lain seperti teller bank, guru, PNS, receptionis hotel, juga ada yang nyambi menjadi PSK," kata pria yang bekerja di bidang event organizer (EO) tersebut.

Perihal SPG bispak (bisa dipakai) di kota Semarang, Bono melihat jumlahnya sangat banyak. Jika diminta, ia bisa mencarikan SPG yang bisa diajak kencan dalam waktu singkat. Cara yang ia lakukan yaitu dengan berinteraksi langsung dengan SPG atau lewat SPG agency.

Ia membocorkan rahasia bahwa ada satu agency yang menawarkan SPG-SPG muda yang bisa di-BO (booking order). Dengan membayar sejumlah uang tertentu, siapa saja bisa melakukan hubungan seksual dengan SPG cakep.

Bahkan Bono bisa dengan mudah mengidentifikasi SPG yang bisa diajak kencan. Satu hal yang orang awam sulit untuk mengetahuinya.

Menurut Bono, SPG yang memilih menyewa kamar kos padahal ia warga Semarang patut diduga sebagai PSK. Hal itu dilakukan agar pekerjaan sambilan sebagai SPK tidak diketahui oleh orang lain. Si cewek nakal itu juga merahasiakan orang-orang terdekatnya agar tidak ketahuan.

"Jika hanya kasat mata mungkin sulit membedakan SPG yang BO dan tidak," ujar Bono.

Bono menegaskan bahwa dirinya sudah banyak makan asam garam di dunia malam sehingga banyak informasi yang didapatkan. Ia menjelaskan bahwa SPG bispak mendapatkan orderan lewat transaksi dari mulut ke mulut.

Orang yang ingin mencari SPG plus-plus bisa lewat orang lain yang pernah kencan dengan SPG tersebut. SPG bispak umumnya tidak mengumumkan kepada orang-orang bahwa ia bisa di-booking. Sehingga dibutuhkan keterampilan komunikasi yang baik untuk berburu SPG bispak secara langsung.

"Harus ada pendekatan khusus lebih dulu, ajak ngobrol, pergi makan atau jalan-jalan," katanya.

Menurut Bono, SPG menyukai orang yang lebih tua, punya jabatan tinggi, dan punya kantong tebal. Bagi SPG bispak, pria berwajah ganteng itu nggak penting jika tak punya duit.

Tarif yang dibanderol SPG plus-plus terbilang tinggi jika dibandingkan dengan PSK di tempat pelacuran. Satu kali kencan tarifnya Rp 1 juta ditambah biaya lain untuk makan dan hiburan. Tarif itu lebih tinggi dibanding harga menjadi SPG biasa.

Lebih lanjut Bono menjelasjkan bahwa orang yang mencari SPG bispak tujuannya adalah mencari sensasi yang berbeda. Yaitu kaya orang pacaran dengan pergi makan, jalan-jalan, clubing, lalu berhubungan intim.

SPG dengan grade A dengan kriteria cantik, putih, tinggi dibayar Rp 400 ribu per hari selama delapan jam kerja. Sehingga itu membuat tarif SPG grade A yang bisa diajak kencan menjadi lebih mahal, yaitu sekitar Rp 3 sampai 4 juta sekali booking.

Bono mengatakan bahwa SPG bispak melakukan aksinya bukan karena kebutuhan tapi karena mengejar lifestyle. Penampilan fisik SPG yang membuat om-om berduit tertarik membuat mereka rela mengorbankan harga dirinya sebagai pelacur.

Yang lebih mengherankan lagi, mereka ini punya latar belakang sebagai orang yang terbilang berkecukupan. Di satu sisi, ada SPG nyambi sebagai pelacur, sebaliknya ada PSK yang mencari orderan dengan menjadi SPG. (kn/ms/lp)